Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Spray Gun Lebih Dekat dari Jenis sampai Komponennya

Halo sahabat Kia! Buat yang sudah lama terjun dalam bidang finishing, pasti tahu apa itu spray gun. Tapi tak jarang pula, orang hanya tahu alat miliknya saja dan kurang memahami jenis-jenis alat serupa yang lain. 

Maka dari itulah, di artikel ini, Kia ingin membahas mengenai alat tersebut, mulai dari pengertiannya, jenis-jenisnya, nama komponennya, perbedaan tipe konvensional dan HVLP, sampai cara untuk menyetelnya.

Spray Gun

Keterangan gambar:
  • Kiri atas: bagian-bagian sprayer gravity feed
  • Kanan atas: bagian-bagian tipe suction feed
  • Bawah: 3 tipe keluaran spray gun. Yang paling kanan menunjukkan hasil keluaran yang ideal. Sedangkan gambar kiri dan tengah tidak. Gambar kiri menunjukkan hasil penyemprotan dengan tekanan terlalu tinggi, sedangkan gambar tengah menunjukkan jumlah cat yang terlalu banyak sampai mengalir ke bawah.  

Pengertian 

Sebagaimana namanya, spray gun adalah alat yang memiliki sistem kerja spraying atau penyemprotan. Alat ini umum digunakan untuk proses finishing, baik itu finishing kayu, dinding, besi dan aneka logam, hingga untuk mengecat body sepeda motor serta mobil.

Dibandingkan dengan kuas ataupun roller, alat ini menawarkan beberapa kelebihan, antara lain:
  • Hemat tenaga. Mengecat dengan kuas ataupun roller membutuhkan tenaga lebih banyak dibanding dengan alat ini. 
  • Lebih cepat (khususnya bagi yang sudah terampil)
  • Bila bisa menyetel alat dengan baik, hasilnya pun akan sangat baik. Tidak akan ada brush mark atau bekas kuas

Namun alat untuk mengecat ini juga memiliki beberapa kekurangan, yakni:

  • Harganya mahal. Harga spray gun berentang dari yang ratusan ribu rupiah sampai puluhan juta. Bandingkan saja dengan kuas atau roller yang bisa dibeli dengan harga puluhan ribu saja.
  • Kadang sangat boros digunakan (non HVLP)
  • Perlu proteksi ekstra karena cipratan cat bisa mengenai mata dan masuk ke hidung.

Bagian dan Nama Komponen 

Alat ini terdiri dari beragam tipe. Dan tiap tipe memiliki komponen masing-masing. Letakknya juga kadang kala berbeda-beda untuk tiap merk. Namun dari berbagai komponen tersebut, ada 3 komponen kunci yang paling penting. Ketiga komponen spray gun itu adalah:

1. Air Cap

Bagian ini memiliki fungsi untuk mengatur kualitas aplikasi cat sekaligus jumlah cat yang dikeluarkan. Bagian ini sangatlah penting. Air head bisa dibedakan ke dalam beberapa jenis. Dua di antaranya adalah yang mencampurkan cat dan udara secara internal dan eksternal.

2. Knob Pengatur

Knob pengatur merupakan komponen yang krusial untuk mengatur kerja alat. Knob pengatur terdiri dari berbagai jenis dengan fungsi berlainan. Ada knob pengatur aliran udara, keluaran cat, dan lain sebagainya.

3. Nozzle Spray Gun

Nozzle adalah komponen atau area di mana cat dialirkan sebelum ke air head. Nozzle menghubungkan penyimpan cat (misalnya tank) sehingga cat bisa dialirkan lalu dikeluarkan.

Di luar 3 komponen ini, ada pula beberapa komponen penting lainnya, yaitu:

  • Flow Regulator
  • Needle
  • Trigger atau pelatuk
  • Pegangan
  • Tabung isi (tak semua memiliki tabung isi, kadang alat langsung bisa disambungkan ke wadah penyimpanan cat)

Sekarang coba Sahabat Kia lihat contoh spray gun di atas. Di atas adalah ilustrasi gambar tipe gravity dan suction. Komponen-komponennya telah tertulis pada gambar.

Jenis-jenis Spray Gun

Di atas, kami sudah sedikit menyinggung mengenai macam-macam alat tersebut (gravity dan suction). Nah, sekarang kami akan membahas macam-macam alat tersebut secara lebih lengkap. Namun yang akan dijelaskan pada kesempatan ini adalah jenis yang umum saja, yakni Pressure, Siphon atau Suction Feed, dan Gravity.

1. Pressure

Pada tipe ini, Anda bisa melakukan pengaturan udara dan cat secara independen. Pengecatan lebih cepat, hasil lebih bagus, dan bisa dipakai untuk bahan finishing dengan kekentalan yang tinggi seperti epoksi. Namun demikian, kekurangannya, pembersihan alat ini akan lebih sulit dibandingkan tipe yang lainnya.

2. Siphon atau Suction Feed

Bila Anda melihat jenis spray gun dengan tabung di bagian bawah, maka Anda sedang melihat tipe suction feed. Tipe ini bekerja dengan sistem yang sederhana sehingga bisa dikatakan user friendly. Pengaturannya pun tidak banyak. 

Anda harus me-nyetting katup-katup inti seperti memutar knob untuk keluaran cat serta udara. Kekurangannya, tipe ini tidak begitu bagus untuk produk cat kental seperti epoksi dan tidak ada versi HVLP (namun cukup baik untuk aplikasi cat pernis dan cat otomotif). Hasilnya juga tak sebaik tipe pressure. 

3. Gravity

Tipe ini memiliki tabung yang diletakkan di bagian atas. Dari segi kualitas, tipe ini di bawah tipe tekanan tapi lebih baik dibanding tipe siphon. Pengaturannya secara umum juga lebih mudah. Biasanya, gravity feed dipakai untuk aplikasi cat kayu dan cat otomotif. Kelebihan lainnya, produk ini tersedia dalam tipe HVLP.


Setting atau Cara Menyetel 

Yang dimaksud dengan penyetelan spray gun adalah pengaturan alat tersebut agar bisa memberikan hasil yang bagus. Settingnya sebenarnya sangat tergantung pada tipe yang digunakan. Namun hal yang penting diingat adalah keluaran udara, keluaran cat, dan luas keluaran tersebut. Pada gambar utama di atas, kami juga sudah perlihatkan tipe-tipe hasil keluaran alat ini.

Secara garis besar, berikut ini rekomendasi Kia untuk pengaturan alat tersebut.

  • Baca dulu brosur produknya dan pahami bagian-bagiannya.
  • Untuk mengatur keluaran cat, perhatikan bagian nozzle. Nozzle biasanya bisa diputar. Untuk jumlah keluaran cat yang banyak, putar berlawanan jarum jam. Dan untuk keluaran yang sedikit, putar searah jarum jam.
  • Atur setelan keluaran udara dan tekanannya. 
  • Setel pengatur luas semburan cat. Lihat di brosur mana bagian yang bisa mengatur hal tersebut.
  • Uji coba pada kardus atau bahan tak terpakai hingga bisa menyerupai hasil gambar E.

Tips Saat Membeli Spray Gun

  • Pertimbangkan kebutuhan Anda. Misalnya Anda hendak menggunakan alat ini untuk aplikasi epoksi. Tentu saja Anda sebaiknya tidak membeli siphon atau gravity.
  • Pertimbangkan harganya dan feature yang direkomendasikan.
  • Perhatikan merknya. Saat ini, semakin banyak merk spray gun yang dijual di pasaran. Tidak ada salahnya mencoba merk baru, karena biasanya harganya lebih terjangkau.
  • Ingat, jangan lupa merawat alat tersebut bila sedang tidak digunakan. Lakukan pembersihan dengan sempurna agar tidak menimbulkan kerak atau bahkan karat pada alat terkait.

Demikian. Semoga Sahabat Kia mendapatkan manfaat dari artikel kali ini, ya. Terus update berbagai informasi menarik lainnya di KiaFinishing!

Posting Komentar untuk "Mengenal Spray Gun Lebih Dekat dari Jenis sampai Komponennya"