Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

FAQ Tips untuk Membeli Cat Tembok dari Jenis, Merk, Harga, dan Warna

Berencana membeli cat tembok? Bila iya, silahkan baca penjelasan di bawah ini. Sebab kali ini, KiaFinishing akan mengupas tuntas cat dinding dari jenisnya, kesan warnanya, merknya, harga, hingga tips untuk membeli.

cat tembok adalah

Pengertian 

Secara definitif, kita bisa mengartikan cat dinding sebagai bahan finishing untuk pembatas bangunan dan ruangan yang terbuat dari material bata-semen (yang kemudian dikenal dengan nama tembok). Sama seperti cat lain pada umumnya, terdapat dua fungsi aplikasinya, yakni:

  1. Memberikan keindahan pada suatu ruangan atau pada suatu bangunan
  2. Memberikan perlindungan pada dinding dan ruangan dari hama jamur hingga rayap (dinding yang tak dicat lebih sering dijadikan sarang hama)

Aplikasi bahan finishing ini bisa dilakukan dengan jenis-jenis alat finishing yang berlainan mulai dari kuas, roller, hingga spray gun. Umumnya, masyarakat menggunakan kuas dan roller. Sedangkan pada kebutuhan industrial digunakan spray gun. 

Jenis-jenis Cat Tembok

Sebagaimana bahan finishing kayu, batu, plastik, dan yang lain, bahan finishing untuk dinding pun bisa dibedakan menurut beberapa jenisnya. Tiap varian bahan finishing memiliki fungsi sendiri-sendiri. Jenis yang paling utama dan paling sering dipakai ialah dempul, primer, dan warna. Agar lebih jelas, silahkan simak macam-macam cat dinding di bawah ini.

  1. Dempul alias kompon alias plamir adalah pasta perata permukaan dinding. Penting digunakan bila dinding berlubang atau secara umum tidak rata. Dempul juga bisa menutup warna asli semen tembok sehingga warna cat lebih baik.
  2. Primer adalah produk cat untuk membantu aplikasi cat yang lain. Tanpa primer, cat warna akan susah menempel. Sedangkan dengan bahan ini, cat warna bisa menempel dengan baik.  
  3. Warna atau base coat adalah lapisan utama sistem pengecatan. Produk inilah yang sering disebut orang awam sebagai “cat tembok.” Warna sebagaimana namanya mengandung pigmen atau dye sehingga bisa mengubah warna dinding.
  4. Clear Coat adalah lapisan bening. Clear coat jarang dipakai untuk pengecatan dinding namun sering dipakai dalam finishing kayu. Clear coat atau pernis bisa memberikan efek kilap dan perlindungan ekstra.
  5. Jenis cat lainnya. Terdapat berbagai cat lainnya namun frekuensi penggunaannya memang jarang. Contohnya, cat tekstur dan glaze.

Pilihan Warna Cat Dinding dan Kesan yang Ditimbulkan

Aplikasi bahan finishing pada gedung bangunan, seperti dijelaskan di atas, umumnya dimaksudkan untuk memberikan efek keindahan. Karenanya, bahan finishing selalu hadir dengan warna-warna yang menarik dengan kesan sendiri-sendiri. Misalnya:

  1. Warna merah memberikan kesan berani dan mewah
  2. Warna hijau memberikan kesan segar dan natural
  3. Warna biru memberikan kesan netral dan percaya diri
  4. Warna ungu memberikan kesan romantis dan misterius
  5. Warna cat krem memberikan kesan kalem 
  6. Dan lain sebagainya

Selain warna-warna pastel yang biasa, kadang ada juga cat yang hadir dengan warna tak biasa seperti warna metalik, warna berstekstur, dan lain sebagainya. Untuk lebih jelas, silahkan baca Kesan Warna Cat pada Ruangan.

Tingkat Kilap Cat Tembok

Apakah Sahabat Kia hendak membeli cat dinding? Bila iya, selain warna, hendaknya Anda pertimbangkan juga kilau atau tingkat kilap cat. Secara sekilas, ada beberapa jenis tingkat kilau, yaitu:

  1. Flat atau Matte adalah tingkat kilau paling rendah. Harganya kadang lebih mahal dibanding yang lain.
  2. Egg shell: tingkat kilau rendah tapi setingkat di atas flat.
  3. Satin adalah tingkat kilau yang sedang.
  4. Semi gloss adalah tingkat kilau yang tinggi.
  5. High gloss: tingkat kilap tertinggi.

Saat Anda membeli ke toko cat, coba lihat labelnya. Apakah cat itu flat, satin, atau high gloss. Kenapa ini penting? Silahkan lihat perbedaan aplikasi high gloss paint dengan matte paint di bawah ini. Beda, bukan? 

Untuk lebih jelas, silahkan baca artikel mengenai Tingkat Kilap Cat.

Merk Cat Dinding dan Harganya

  1. Dulux
  2. Avitex
  3. Envi
  4. Toa
  5. Nippon
  6. Jotun
  7. Decolith
  8. Propan
  9. Aquaproof
  10. Dan lainnya

Harga catnya sangat beragam. Salah satu yang murah, Decolith bisa Anda beli di kisaran seratus ribu saja. Namun yang mahal (misalnya dengan fitur cat tekstur) seperti Nippon Momento, harganya bisa mencapai setengah juta alias lima ratus ribu rupiah. Rata-rata, harga cat dinding adalah seratus ribuan per 1 kg.

Catatan 1: Mana yang Cat Tembok Terbaik?

Tidak ada yang terbaik. Semuanya tergantung kebutuhan Anda. Misal, bila Anda ingin cat yang hemat agar tidak bocor, mungkin Anda harus merogoh kocek lebih dalam. Namun hasilnya pun setimpal. Beda bila Anda hanya perlu mengecat kamar saja yang tidak lembab dan kondisinya ideal. Maka Anda bisa membeli cat interior yang harganya murah sekalipun. Sekali lagi, pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Catatan 2: Eksterior vs Interior

Daftar bahan finishing di atas bisa dibagi lagi menjadi cat untuk eksterior dan interior. Pastikan Anda mencermati label interior vs eksterior dengan teliti. Pasalnya, bila Anda ingin mengecat tembok luar dan menggunakan cat interior, hasilnya cepat rusak dalam beberapa bulan saja. Sedangkan bila Anda membeli cat eksterior untuk pengecatan interior, Anda akan boros banyak uang. Sebab cat eksterior harganya jauh lebih mahal.

Cat Tembok Berbasis Air vs Solvent

Saat membeli cat dinding, hal lain yang tak kalah penting diperhatikan adalah pelarutnya. Biasanya, Anda akan mendapati cat berbasis air yang lebih mahal. Misalnya cat merk A water based harganya Rp. 80.000,-. Sedangkan cat merk B solvent based (pelarut thiner) harganya Rp. 35.000,- saja. 

Sekilas memang lebih murah yang pelarut thiner. Tapi cat solvent based perlu dilarutkan dengan thiner yang harganya belasan ribu. Selain itu, baunya juga sangat amat menyengat dan pengeringannya berhari-hari (cat water based bisa kering dalam beberapa jam saja).

Tips Membeli Cat Dinding

  • Perhatikan warna, kilap, eksterior vs interior. Jangan cuma membeli berdasarkan warna saja ya.
  • Untuk dinding baru yang belum dicat, kami sarankan menggunakan dempul dan primer sebelum aplikasi warna. 
  • Ada sangat banyak merk cat tembok. Silahkan pilih yang memberikan feature yang Anda suka seperti fiture anti jamur. Atau, beli saja berdasarkan kecocokan harga.
  • Sebelum membeli ke toko cat, pastikan Anda sudah tahu hendak memilih warna yang mana dan hafal seri warna itu. Ya, hitung-hitung biar tidak bingung ketika di toko cat.
  • Untuk pengecatan rumah ukuran biasa, mungkin Anda hanya memerlukan 2 hingga 3 kaleng cat 1 Kg. Harga 1 kg cat sendiri rentangnya dari Rp. 80.000,- hingga ratusan ribu rupiah.

Intisari

Sahabat Kia, kita telah sampai di akhir bahasan. Berdasarkan penjelasan di atas, ada beberapa hal yang dapat kita simpulkan.

  1. Cat dinding adalah salah satu jenis bahan finishing bangunan yang penggunaannya sangat luas. Bahan ini bisa mempercantik suatu bangunan hingga memproteksinya dari faktor perusak seperti hama.
  2. Terdapat jenis-jenis cat tembok yang fungsinya berlainan, antara lain dempul, warna, primer, pernis, dan bahan lainnya seperti glaze dan cat tekstur.
  3. Terkait dengan warnanya, tiap warna cat pasti akan memberikan pengaruh dan kesan tersendiri. Warna hijau misalnya bisa memberikan efek segar. Sedangkan warna ungu bisa memberikan efek romantis.
  4. Selain warna, pastikan memilih cat dari jenis solvent dan tingkat kilau yang Anda inginkan.
  5. Terdapat sangat banyak merk cat di pasaran. Pilihlah yang paling tepat.

Semoga informasi ini bermanfaat ya. Simak terus artikel menarik lainnya di Kiafinishing.com.

Posting Komentar untuk "FAQ Tips untuk Membeli Cat Tembok dari Jenis, Merk, Harga, dan Warna"