Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kupas Tuntas tentang Cat Duco dari Pengertian hingga Kekurangannya

Dari berbagai cat yang tersedia di pasaran, Sahabat Kia pasti sudah sering mendengar istilah cat duco. Karena itulah, di artikel ini, Kia Finishing akan mengupas mengenai bahan finishing tersebut termasuk mengenai pengertiannya yang kadang ambigu.

Pernahkah Anda mendapati meja yang dicat dengan warna putih sangat mulus dan mengkilap? Coba bandingkan dengan meja lain yang dicat dengan warna alami. Beda, bukan? Hasil pengecatan memang bisa memberikan hasil yang berlainan tergantung bahan yang kita kenakan. Dalam hal ini, salah satu produk finishing yang bisa memberikan hasil mulus dan glossy adalah duco.

Apa sih Cat Duco itu?

Sebetulnya istilah duco mengacu pada suatu brand atau merk cat yang dikembangkan oleh DuPont pada 1920. Cat tersebut merupakan cat nitrocellulose yang didesain untuk pengecatan otomotif seperti untuk finishing mobil.  Sekarang nama tersebut dipakai oleh Nexa Autocolor untuk brand produk enamel otomotif di Asia.

cat duco adalah

Meskipun demikian, dalam kehidupan sehari-hari, istilah ini sering dipakai secara longgar untuk menyebut:

  • Produk coating dengan karakteristik glossy, keras, dan solid color pada berbagai media termasuk kayu hingga mobil.
  • Jenis coating yang bisa menghasilkan coating glossy, keras, dan solid color.

Di artikel ini kami menggunakan istilah tersebut sebagaimana poin kedua dengan catatan bahwa tidak semua coating yang dihasilkan bersifat glossy. Selain itu, kami juga dengan tetap memberi rujukan pada sejarah kelahiran istilah ini.

Dengan kata lain, definisi alias pengertian cat duco adalah:

  • Pada umumnya merupakan cat lacquer nitroselulosa atau enamel
  • Hasil coating yang berwarna solid dengan dominan tipe warna pastel seperti merah, putih, ungu, hijau, biru, dan lainnya. Silahkan lihat dan simak beberapa contoh yang populer di artikel Contoh Warna Duco.
  • Pada umumnya, kilapnya semi gloss atau glossy, meski saat ini ada juga yang satin hingga flat
  • Bisa diterapkan pada sepeda motor, mobil, kayu, hingga besi
  • Biasanya aplikasi dengan sistem spray

Kelebihan dan Kekurangan 

Sebagaimana produk finishing yang lain, produk finishing ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, yakni:

Kelebihan

  1. Bisa memberikan hasil finishing yang sangat solid warnanya serta mulus 
  2. Cocok untuk desain dengan kesan minimalis hingga modern
  3. Cara aplikasi yang tidak sulit, termasuk aplikasi untuk media yang melengkung
  4. Tahan lama
  5. Warna yang mudah dicampur karena merupakan warna-warna solid pastel

Kekurangan Cat Duco

  1. Harga lebih mahal dibanding pembelian produk finishing lain yang dianggap mirip seperti HPL
  2. Aplikasi dengan sistem spray di mana alat spraying-nya tak semua orang punya
  3. Tampilannya yang sangat mulus dan mengkilap kadang membuat orang tidak suka

Silahkan simak lebih lengkap di artikel Kelebihan dan Kekurangan Cat Duco serta Perbandingan Duco dengan HPL, Enamel, dan lainnya.

Kenapa Menggunakan Cat ini?

Banyak orang yang menggunakan bahan finishing ini karena sangat tertarik dengan tampilannya. Selain itu, untuk pengecatan otomotif, memang jenis inilah salah satu yang tersedia dan juga bisa diandalkan. 

Tidak semua kebutuhan pengecatan cocok dengan cat ini. Untuk finishing kayu natural misalnya, cat ini sama sekali tidak recommended.

Contoh Merk Duco

mobil lawas duco
  1. Nippe 2000
  2. Propan Super Gold
  3. Penta
  4. Danagloss
  5. Acrylux
  6. Metallics
  7. BioDuco 
  8. Top Color
  9. Pacigloss
  10. Ultran

Baca selengkapnya di Merk Cat Duco dan Spesifikasinya

Berapa Harganya?

Beragam. Namun secara umum, terdapat perbedaan menurut formulanya. Paling murah biasanya water based acrylic dengan kisaran Rp. 70.000,- hingga Rp. 100.000,- per Kg. Lalu ada juga epoxy paint dan NC yang harganya di kisaran Rp. 100.000,- hingga di atas 200.000,-. 

Lantas apakah artinya kita beli saja yang paling murah? Atau, sebaiknya kita hindari yang paling murah sebab harga yang rendah mengindikasikan kualitas yang buruk? Eits, jangan terburu-buru. Mari kita sesuaikan dengan kebutuhan saja.

Pada Apa Cat Ini Diaplikasikan?

Aplikasi cat duco bisa dilakukan pada berbagai media. Untuk pengecatan furniture biasa (apalagi hanya untuk indoor), cat akrilik water based saja bisa digunakan. Meski sebetulnya bukan “duco sejati” tapi jenis cat ini sudah bisa memberikan tampilan yang diharapkan.

Beda lagi bila kita ingin mengecat mobil, sepeda motor, atau bahkan untuk elemen bangunan tertentu. Untuk keawetan dan tampilan yang lebih baik, belilah produk NC atau epoxy. 

Alat Semprot Apa yang Sebaiknya Digunakan?

Aplikasi cat ini bisa diterapkan menggunakan air brush ataupun spray gun. Untuk kebutuhan non industrial, beli saja air brush dan mini spray gun atau non HVLP spray gun yang harganya terjangkau. Kedua alat spraying ini bisa dibeli dengan harga Rp. 100.000,- an dengan spesifikasi non industrial.

Apakah Ada Cat Duco yang Tidak Mengkilap?

Ada. Saat ini tersedia beberapa varian dengan kilau rendah seperti satin. Bahkan ada juga yang kilaunya sangat rendah seperti matte / flat. Hanya saja, harganya biasanya lebih mahal.

Seperti apa cat flat atau doff itu? Silahkan baca artikel Kia tentang Cat Doff.

Intisari

Sahabat Kia, kita telah sampai di bagian penutup artikel. Dari penjelasan di atas, ada beberapa hal yang dapat kita simpulkan, yakni:

  1. Duco sejatinya adalah nama sebuah brand cat NC dan enamel oleh sebuah manufaktur yang menjual finishing otomotif.
  2. Namun, seiring perkembangan zaman, istilah ini mengalami perluasan. 
  3. Cat duco sebagaimana bahan finishing yang lain memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.
  4. Merk-nya di pasaran pun sangat banyak dengan harga yang sangat beragam. 
  5. Aplikasi cat ini bisa dilakukan dengan menggunakan berbagai alat. Namun yang paling umum adalah alat semprot cat baik itu spray gun ataupun air brush.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Sahabat Kia! 

Posting Komentar untuk "Kupas Tuntas tentang Cat Duco dari Pengertian hingga Kekurangannya"