Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mau Beli Cat Kayu? Mending Baca Ini Dulu Biar Tidak Menyesal

Cat kayu adalah bahan finishing yang diformulasikan sedemikian rupa supaya cocok untuk mem-finish kayu. Karena kayu adalah material dengan kandungan selulosa tinggi, hampir semua produk cat untuk kayu juga bisa digunakan pada bahan serupa lainnya seperti bambu, rotan, dan natural fiber (serat alam).

cat kayu adalah

Nah, sahabat Kia, jenis-jenis cat untuk keperluan tersebut sangatlah banyak. Tiap jenis memiliki fungsi sendiri-sendiri. 

Dan, meski kita bisa memeringkatkan kualitas produk-produk itu, akan tetapi secara umum tiap produk cat memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Cat yang terbaik atau yang bagus sangat situasional tergantung akan keperluan kita.

Jenis-jenis Cat Kayu

Dalam finishing kayu, sebagaimana finishing tembok, besi, hingga plastik, tak jarang diperlukan bahan yang berbeda-beda. Bagi Sahabat Kia yang sedang ingin mengecat kayu atau sedang belajar mengenai materi finishing, silahkan simak tipe-tipe cat untuk material ini.

  • Dempul. Dempul adalah bahan yang digunakan untuk menutup warna dan lubang di permukaan.
  • Filler. Filler adalah bahan yang serupa dengan dempul namun partikelnya lebih kecil. Filler (dalam Bahasa Inggris disebut wood filler) biasanya tidak bisa menutup lubang yang besar. Sifatnya juga tak semenutup kompon alias dempul.
  • Primer. Primer adalah cat untuk membantu pengikatan bahan lain. Dibanding kompon yang berbentuk pasta, primer terlihat seperti cat yang encer saja.
  • Warna. Warna atau wood stain adalah produk cat yang paling dikenal orang. Warna mengandung pigmen atau dye sehingga bisa mengubah warna kayu sesuai keinginan.
  • Pernis. Bahan ini didesain untuk berupa cairan bening yang memengaruhi tingkat kilap cat. Pernis berfungsi untuk proteksi sekaligus keindahan. Pernis yang baik kadang memiliki sifat anti gores dan anti UV.
Catatan: Ada juga cat all in one yang mengandung semua bahan di atas sehingga hanya perlu aplikasi 1 produk saja. Namun banyak woodworker profesional menyebut cat seperti itu kualitasnya kurang.

Di atas adalah pembagian cat kayu menurut fungsinya. Nah, berdasarkan aspek yang lain, tentu kita bisa mengklasifikasinya lebih jauh.

Contohnya dari pelarutnya. Ada cat kayu water based dan solvent based. Yang water based menggunakan pelarut air, sedang yang solvent based menggunakan pelarut thinner atau spiritus. Apabila Anda hendak membeli produk finishing kayu ini, penting sekali mengetahui kelebihan dan kekurangan water based paint vs solvent based paint

Silahkan simak kekurangan dan kelebihan keduanya di bawah ini.

Cat Water Based:

  • Lebih mahal, biasanya Rp. 80.000 untuk kaleng kecil
  • Cepat kering dalam hitungan jam pun sudah kering sentuh
  • Sama sekali tidak berbau menyengat. Kadang baunya malah enak.
  • Noda mudah dibersihkan dengan air
  • Ketahanan umumnya lebih rendah

Cat solvent based:

  • Murah. Harganya sekitar Rp. 30.000,- namun bila dengan thinner totalnya sekitar Rp. 50.000,-
  • Lebih awet
  • Sangat lambat kering. Kadang butuh berhari-hari hinggakering
  • Bau sangat menyengat hingga membuat pusing
  • Lebih sulit dibersihkan

Contoh Merk Cat Kayu 

  • Propan
  • Kuda Terbang
  • Seiv
  • Mowillex
  • Nippon
  • Jotun
  • BioColours
  • Yoko
  • BioVarnish
  • Avian
  • Emco
  • Glovin
  • Dan masih banyak lagi lainnya

Bagaimana dengan Epoxy, Melamin, dan lainnya?

Anda mungkin sering mendengar istilah seperti cat epoxy, akrilik, melamin, latex, dan lain sebagainya. Produk-produk dengan nama tersebut pada dasarnya adalah cat dengan bahan tertentu.

Mereka bisa diaplikasikan pada berbagai media tergantung dari manufaktur yang membuatnya. Misalnya cat akrilik. Ada akrilik yang didesain sebagai cat tembok namun ada juga yang didesain sebagai cat kayu.

Untuk pengecatan kayu dan bahan alam kaya selulosa (bambu, serat alam) sendiri, yang umum digunakan adalah cat akrilik. Cat ini menggunakan polimer akrilik dan biasanya berpelarut air. 

Ketahanannya hingga kekerasannya memang kalah dari epoxy atau cat PU. Namun, untuk wooden finishing, pada umumnya memang tak diperlukan bahan dengan spesifikasi tinggi kecuali untuk keperluan heavy duty seperti finishing lantai dek luar ruangan (decking).

Berapa sih Harga Cat Kayu?

Tergantung. Merk, pelarut, kualitas pewarna, hingga jenis catnya akan memengaruhi harga produk tersebut. Namun secara umum, kita bisa menggunakan “prinsip” ini.

  • Cat berbasis air biasanya lebih mahal dengan harga Rp. 80.000,-an.
  • Cat eksterior lebih mahal dibanding yang interior. Perbedaan harganya bisa menyerupai water based paint vs solvent based paint.

Merk tertentu biasanya konsisten dengan harga mereka. Ada yang memang konsisten menawarkan harga murah, dan ada yang konsisten menawarkan harga lebih mahal.

  • Kadang ada fitur tambahan seperti antijamur yang membuat cat lebih mahal.
  • Cat flat atau matte biasanya lebih mahal dibanding yang high gloss.

Apakah Sahabat Kia hendak membeli cat kayu? Bila iya, silahkan pakai prinsip-prinsip yang dijelaskan di atas. Selanjutnya, selain harga, jangan lupa untuk memerhatikan:

  • Warna. Warna cat kayu ada yang natural, pastel, hingga metalik. Silahkan pilih saja yang menurut Anda bagus.
  • Tingkat kilap ada yang matte (tak berkilau), satin, egg shell, semi gloss, hingga high gloss (sangat mengkilap).
  • Jenis cat menurut fungsinya. Pikirkan, apakah kayu yang hendak dicat perlu didempul dulu atau tidak? Apakah perlu dipernis atau tidak? Bila permukaan kayu rata dan Anda ingin aplikasi warna natural, dempul mungkin tak diperlukan. Bila Anda ingin tekstur kayu tak mulus-mulus amat, pernis tak perlu digunakan.
  • Cat berbasis air vs solvent
  • Fitur tambahan cat termasuk formula cat untuk interior atau eksterior.
  • Untuk masalah harga ini, akan Kia buatkan artikel tersendiri. 

Intisari

Dari penjelasan di atas, bisa kita katakan bahwa cat kayu adalah cat yang digunakan untuk finishing kayu serta bahan kaya selulosa lainnya seperti rotan, bambu, dan serat alam lainnya. Produk cat bisa dibedakan atas dempul, filler, primer, warna, hingga pernis. Ada juga cat all in one yang sudah mengandung ke semua bahan di atas.

Menurut formulanya sendiri, cat untuk kebutuhan ini biasanya berjenis akrilik. Merk cat seperti ini di pasaran sudah sangat banyak. Ada mowillex, seiv, avian, Nippon, biovarnish, dan lainnya. Harganya pun berbeda-beda dari yang murah sampai sangat mahal. Pilih cat sesuai kebutuhan Anda. Cat kayu terbaik adalah cat yang paling cocok dengan keperluan serta dana yang Anda siapkan.

Semoga artikel ini bermanfaat buat pembaca Kia!

Posting Komentar untuk " Mau Beli Cat Kayu? Mending Baca Ini Dulu Biar Tidak Menyesal"