Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penjelasan Lengkap Clear Coat Mobil dari Manfaat hingga Jenis-jenisnya

Dalam proses automotive finishing, salah satu bahan yang sangat diperlukan adalah clear coat mobil. Bahan yang juga biasa disebut dengan istilah pernis dan topcoat ini memiliki banyak manfaat dari memberikan keindahan sampai melindungi mobil.

Clear Coat Mobil

Pengertian

Clear coat atau pernis untuk mobil adalah istilah yang merujuk pada lapisan atau bahan finishing transparan (bening) yang diaplikasikan terakhir kali dalam proses finishing kendaraan roda empat tersebut. 

Sampai saat ini, sudah terdapat sangat banyak formula untuk topcoat mobil. Semuanya didesain dengan fungsi masing-masing. Meski demikian, fungsi utamanya secara umum bisa dibagi dibagi dua saja, yakni untuk memperindah dan juga untuk memberikan perlindungan.

Fungsi proteksi atau perlindungan krusial diberikan sebab bahan inilah yang diaplikasikan terakhir kali dalam proses finishing. Agar lebih jelas, mari simak manfaat bahan tersebut di bawah ini.

Dua Fungsi Clear Coat Mobil

Fungsi dekoratif:

  1. Membuat permukaan menjadi mulus
  2. Membuat permukaan memiliki kilap tertentu, baik itu kilap matte, satin, semi gloss, ataupun glossy
  3. Memberikan efek khusus yang menarik seperti efek basah (wet paint)

Adapun, fungsi perlindungan bahan ini adalah:

  1. Perlindungan terhadap sinar Ultra Violet (UV) yang krusial untuk menjaga warna mobil
  2. Perlindungan terhadap gesekan
  3. Perlindungan terhadap kelembaban
  4. Menjaga warna agar tak mudah kusam
  5. Resistensi terhadap air
  6. Resistensi terhadap bahan kimia
  7. Resistensi terhadap pH yang tidak netral baik asam ataupun basa
  8. Resistensi terhadap hama 
  9. Dan lain sebagainya yang tak bisa disebutkan satu per satu.

Formula dan Jenis Clear Coat Mobil

Seperti disebut di atas, formula atau bahan untuk “car varnish” sangatlah beragam. Namun, setidaknya, kita bisa mengidentifikasi bahan-bahan populer seperti polyurethane, akrilik-urethane, epoksi, akrilik enamel, dan lain sebagainya. Bahan-bahan ini merupakan bahan coating umum yang bisa digunakan pada finishing kayu hingga logam.

Selain pembedaan berdasarkan formulanya, topcoat untuk mobil juga bisa dibedakan menurut pelarut yang digunakan. Dalam hal ini, ada produk solvent borne dan water borne. Produk dengan pelarut air lebih aman digunakan dibanding yang solvent based. 

Adapun berdasarkan sistemnya, pernis mobil bisa dibagi menjadi dua, yakni 1 K dan 2 K. Pada finishing sebuah mobil, keduanya sering dipakai “bersama.” Produk 1 K biasanya diterapkan di bagian metal (logam) mobil sedangkan produk 2 K diaplikasikan di bagian plastik mobil.

Mobil Kusam? Topcoat Perlu Diganti?

Clear coat mobil mengandung zat anti UV yang bisa membuat pewarna cat terlindung sehingga senantiasa terlihat indah. Tanpa lapisan tersebut, warna mobil akan kusam dengan cepat mengingat tingginya pemakaian moda kendaraan ini di jalanan yang terbuka. 

Akan tetapi, clearcoat juga bisa menjadi “penyebab” kekusaman itu sendiri lho. Loh, kok begitu?

Ya, sebab lapisan ini pun bisa rusak. Ketika mobil sudah dipakai sangat lama, pasti lapisan varnishnya tidak sebaik seperti saat masih baru. Lapisan yang dulunya membuat mobil terlihat kinclong itupun kini justru membuat “kereta” (cara orang Medan menyebut mobil) terlihat jelek dan kusam.

Oleh sebab itulah, perawatan rutin semestinya dilakukan pemilik mobil. Perawatan yang rutin akan “menunda” kerusakan clear coat. 

Dan ketika sudah masanya tiba, jangan ragu mengganti pernis yang lama. Sebab bila tidak diganti, lapisan di bawah clearcoat akan terekspos dan mengalami kerusakan. Bila sudah demikian, Anda justru harus mengganti lapisan finishing yang lain dengan ongkos yang jauh lebih mahal.

Jangan Sembarangan Mengaplikasikan Clear Coat Mobil

Untuk mengatasi pernis yang sudah rusak, Anda tidak bisa langsung mengaplikasikan pernis yang baru begitu saja. Anda tidak bisa ke toko cat lalu membeli varnish untuk disemprotkan ke body mobil.

Bayangkan begini, lapisan pernis yang lama tersebut sudah terlihat kusam. Sedangkan pernis Anda yang baru sebagaimana seharusnya memiliki tampilan yang bening. Ketika diaplikasikan ke mobil, kekusaman pernis lama masih akan terlihat!

Lapisan clear yang lama idealnya harus dihilangkan dulu. Tidak mudah memang untuk melakukannya sendiri. Jadi, bila Anda masih awam dalam hal finishing mobil, sebaiknya bawa saja mobil Anda ke bengkel yang bagus.

Tips Saat Membeli Pernis Mobil

Berikut ini beberapa tips yang menurut Kia sangat krusial saat hendak membeli produk ini:

  • Perlindungan anti UV. Jangan membeli clear coat mobil yang tidak punya fitur anti UV semurah apapun produk tersebut.
  • Jangan ragu membeli produk yang lebih mahal apabila perlindungan yang diberikan pun lengkap. Tampilan mobil Anda sangat bergantung pada clear coat yang digunakan.
  • Pastikan varnish yang dibeli cocok dengan cat mobil di bawahnya.
  • Terdapat beberapa pilihan kilap mobil. Bahkan ada juga mobil matte yang kilaunya rendah. Jadi, jangan langsung membeli varnish yang kilaunya tinggi saja.
  • Beberapa clear coat mengandung pewarna. Oleh sebab itu, telitilah sebelum membeli. Sebab clear yang mengandung pewarna bisa saja tidak cocok dengan warna mobil Anda.

Semoga informasi mengenai clear coat mobil ini bermanfaat! Bulan depan, Kia akan membahas mengenai contoh produknya beserta dengan harga serta merk-nya.

Posting Komentar untuk "Penjelasan Lengkap Clear Coat Mobil dari Manfaat hingga Jenis-jenisnya"