Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Seperti Apa sih Lantai Epoksi itu? Simak Penjelasannya di Sini

Lantai epoksi adalah salah satu jenis lantai hasil proses curing yang keras, kuat, tahan air, dan tahan beban yang berat. Namun, lantai ini juga memiliki kekurangan. 

Lantai Epoksi

Pengertian

Coba Anda perhatikan gambar di atas. Gambar di atas adalah contoh aplikasi coating epoxy pada lantai beton. Hasilnya seperti bisa dilihat adalah lantai yang mengkilap indah. 

Namun selain “look” atau visual yang menarik, lantai di atas juga sangat kuat dan tahan beban lho. Dan ya, lantai tersebut merupakan lantai yang dihasilkan dari aplikasi cat epoxy. 

Istilah epoxy atau epoksi sendiri merujuk pada bahan dan hasil curing resin epoxy yang notabene merupakan polyepoxides (polimer dan prepolimer reaktif yang mengandung grup epoksid). Hingga hari ini, bahan tersebut telah digunakan untuk lem, dempul, hingga coating lantai. 

Bagi masyarakat Indonesia, penggunaan bahan ini memang belum populer di tingkat awam. Namun seiring dengan semakin meningkatnya kesejahteraan masyarakat, diprediksi penggunaannya akan meningkat. 

Sebab epoxy merupakan cat lantai yang memberikan performa bagus untuk keperluan industrial ataupun pribadi. Produk-produknya bisa digunakan untuk membuat lantai garasi hingga lantai pabrik. 

Dua Jenis Lantai Epoksi

Pada hakikatnya, semua epoxy merupakan produk 2 K atau dua komponen. Produk 2 K selalu tersedia dalam pasangan bahan yang berbeda. Dalam hal ini, pasangan komponen tersebut ialah resin dengan hardener. Sebelum diaplikasikan ke lantai, resin dan hardener harus dicampurkan.  Setelah diaduk rata, barulah kita mengaplikasikannya pada area yang dikehendaki.

Namun, dalam perkembangannya, saat ini sudah tersedia produk 1 K atau 1 Komponen. Sebagaimana namanya, produk 1 K tak memiliki pasangan bahan. Cara aplikasinya pun seperti cat pada umumnya (tinggal dikuas atau disemprotkan saja).

Lantas apa perbedan kedua varian ini? Banyak! Dari segi kualitas, produk 2 K unggul dalam hal estetika, ketebalan, ketahanan, hingga kekuatan. Satu-satu kekurangan produk 2 K dari 1 K adalah harganya yang lebih mahal.

Untuk aplikasinya sendiri, produk 1 K banyak dipakai untuk coating garasi pribadi dan keperluan-keperluan rumah tangga (non industri). Produk ini juga bisa diaplikasikan untuk pelapisan lantai lainnya yang tidak membutuhkan kualitas tinggi. Bila Anda ingin mengecat lantai dek dan parket, epoxy 1 K sangat layak dipertimbangkan.

Adapun, produk 2 K banyak digunakan untuk kebutuhan industri. Lapisan epoksi 2 K memang lebih tebal, kuat, tahan air, tahan panas, tahan bahan kimia, hingga lebih indah. Karenanya, produk ini menjadi andalan untuk pelapisan lantai areal usaha seperti pabrik. 

Karakteristik Lantai Epoksi pada Umumnya

  1. Tebal
  2. Keras
  3. Kaku dan kurang elastis
  4. Kuat
  5. Biasanya hadir dengan kilap yang tinggi
  6. Warna yang beragam

Kelebihan dan Kekurangan Lantai Epoksi

Seperti disebutkan sebelumnya, lantai ini memiliki resistensi yang baik pada berbagai faktor perusak. Ia tahan terhadap eksposi bahan kimia, panas, air, dan lain sebagainya. Akan tetapi, lantai ini pun punya kekurangan tersendiri. 

Supaya lebih jelas tentang "pros and cons" lantai ini, silahkan simak poin-poinnya berikut. 

Kelebihan:

  1. Indah, tampilan high gloss yang mewah dan mahal (2K)
  2. Bisa custom
  3. Tahan air dan panas
  4. Tebal, kuat, dan kokoh
  5. Tahan beberapa zat kimia
  6. Tidak mudah rusak
  7. Tahan lama

Kekurangan lantai epoksi antara lain:

  1. Aslinya sangat licin. Apalagi bila basah. Namun untungnya saat ini sudah banyak produk epoxy yang hadir dengan feature anti slip.
  2. Tak semurah coating lantai lain seperti akrilik dan alkyd.
  3. Treatment pre aplikasi yang sulit
  4. Varian 1 K yang terlampau tipis dan kurang menarik
  5. Tidak tahan terhadap semua bahan kimia (Anda perlu mengecek langsung apakah produk ini tahan terhadap suatu bahan kimia yang akan kontak dengannya).
  6. Kurang elastis sehingga tak begitu disarankan untuk pengecatan di area yang fluktuasi suhunya tinggi

Baca selengkapnya di Kekurangan dan Kelebihan Lantai Epoksi.

Tips Membeli 

  1. Bila Anda ingin produk yang aman, cari produk yang solvent free jangan yang solvent based.
  2. Sebaiknya, belilah coating yang punya feature anti slip. Sebab, secara natural, bahan ini menghasilkan film yang licin.
  3. Pilih yang warnanya bagus karena pengecatan dengan coating ini memang unggul dalam hal pilihan warna yang beragam
  4. Untuk coating yang ringan dan murah, beli saja varian 1 K. 
  5. Untuk lantai epoksi yang perlu kekuatan ekstra seperti untuk lantai pabrik, beli varian 2 K.

Contoh Produk dan Harganya

  1. Propan Polyfloor, harga Rp. 600.000,- per 5 Kg
  2. Cat lantai Upox Dana Paint, Rp. 87.000,- per 1 liter
  3. Epodur, Rp. 90.000,- per 1 liter
  4. Musthipox Rp. 350.000,- per 5 Kg
  5. Puffin Rp. 100.000,- per 1 Kg
  6. Jotafloor Rp. 650.000,- per 5 Kg
  7. Multiplox, Rp. 125.000,- per 1 L
  8. Dan lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu

Cara Aplikasi

1. Baca Rekomendasi

Pertama dan yang utama, bacalah rekomendasi produk. Perhatikan rasio pencampurannya apabila Anda menggunakan produk 2K. Selain itu, baca juga interval pengecatannya. 

2. Pra Aplikasi

Siapkan lantai supaya bersih. Lantai beton, kayu, atau bahan lainnya harus kering dan bebas noda. Selain itu, lantai juga harus bebas dari tetesan minyak (solvent). Hati-hati! Hal ini sangat krusial. Bila langkah pra aplikasi tak baik, hasil pengecatannya pun bisa menjadi kurang bagus.

3. Campurkan 

Silahkan campurkan resin dan hardener sesuai dengan rekomendasi produk coating lantai epoksi. Jangan mengira-ira sendiri. 

4. Aplikasikan

Aplikasikan campuran resin dan hardener yang sudah merata tersebut ke permukaan lantai. Lakukan dengan pelan namun pasti dan terukur.

5. Aplikasi Ulang

Coating seringkali harus dilakukan lebih dari sekali pelapisan. Oleh karena itu, kadang kita harus melakukan aplikasi ulang. Jadi, silahkan lakukan langkah tersebut lagi setelah interval pelapisan yang disarankan di kemasan produk.

Pasang Lantai Epoksi Sendiri atau Tidak?

Instalasi atau pemasangan lantai ini sebenarnya tergantung produk yang digunakan. Untuk produk 1K, Anda hanya perlu mengaplikasikannya langsung seperti saat menggunakan cat. Tidak akan ada banyak kesulitan yang Anda alami saat menggunakan produk 1 K, apalagi bila Anda sudah biasa mengecat sendiri.

Namun, produk 2k memang perlu perhatian khusus dalam aplikasinya. Sehingga seringkali, pemasangannya dilakukan oleh suatu jasa pemasangan lantai tertentu. 

Kami sama sekali tidak merekomendasikan Anda menerapkan produk 2K sendiri bila masih awam dalam dunia finishing. Apalagi, selain sulit, aplikasi produk 2K perlu standar keamanan yang lebih tinggi, seperti penggunaan baju khusus, kacamat pelindung, dan lain sebagainya.

Posting Komentar untuk "Seperti Apa sih Lantai Epoksi itu? Simak Penjelasannya di Sini"