Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Membandingkan 8 Jenis Cat Lantai serta Saran Penggunaannya

Hingga saat ini, ada setidaknya 8 jenis cat lantai yang bisa digunakan untuk keperluan rumah tangga ataupun untuk keperluan industrial. Silahkan simak penjelasan kedelapan produknya di bawah ini.

Cat Lantai

Sampai saat ini, sudah ada sangat banyak jenis cat untuk lantai. Beragamnya produk coating lantai dikarenakan keperluan yang memang berbeda-beda. Ada yang perlu cat untuk lantai kayu, ada yang perlu cat untuk lapangan basket indoor, dan ada pula yang perlu cat untuk garasi. Bagi Anda yang ingin membeli produk finishing seperti ini, silahkan baca jenis-jenisnya di bawah. 

1. Cat Lantai Epoksi

Rekomendasi penggunaan

  • Industrial atau untuk keperluan rumah tangga yang perlu lantai keras seperti garasi

Apakah Anda perlu lantai yang kuat dengan beban berat? Atau, Anda perlu lantai yang tahan panas, tahan air, namun juga indah? 

Bila iya, Anda bisa mempertimbangkan epoxy paint. Cat epoksi dapat Anda gunakan untuk finishing lantai gudang, lantai garasi, stadion olahraga, dan lain sebagainya. Epoksi menghasilkan lapisan yang keras, tahan lama, tebal, dan juga indah. 

Secara tradisional, semua cat epoksi adalah epoksi 2K dengan resin bisphenol A. Namun saat ini sudah banyak cat epoksi 1 K yang lebih praktis dan murah (namun ketahanan, ketebalan, dan keindahannya kurang). 

  • Kelebihan cat epoksi: keras, tahan beban, tahan air, tahan beberapa bahan kimia, dekoratif (indah), varian banyak dari solvent based hingga solvent free.
  • Kekurangan: kurang elastis, metode pre aplikasi yang sulit, kesalahan finishing kadang harus berakibat pada aplikasi ulang, memiliki sifat licin (namun produk epoksi sudah banyak yang diberi feature anti slip).

2. Cat Lantai Polyurethane

Rekomendasi penggunaan

  • industrial dan coating lantai outdoor

PU atau polyurethane menawarkan kelebihan yang mirip dengan cat epoksi. Hanya saja, kekerasan, ketebalan, hingga ketahanan coatingnya biasanya lebih rendah dibanding tipe epoksi. Keunggulannya sendiri terletak pada sifatnya yang lebih elastis dan treatment pra aplikasi yang lebih mudah.

Bila Anda perlu coating lantai untuk kebutuhan industrial yang memerlukan ketahanan terhadap paparan kimia yang besar, indah, dan elastis, maka pertimbangkanlah cat ini.

Adapun, bila Anda perlu cat untuk lantai decking (dek) luar ruangan yang murah, pertimbangkan membeli cat PU 1 K. PU 1 K menawarkan harga yang lebih murah dengan kualitas yang cukup baik untuk pelapisan lantai kayu pribadi (non industrial).

  • Keunggulan: tahan banyak bahan kimia, keras, tahan air, indah, elastis, kuat dank eras meski sering masih di bawah epoksi.
  • Kekurangan: beberapa produk memilliki masalah yellowing (menguning).

3. Cat Akrilik untuk Lantai

Rekomendasi untuk

  • Parket, kebutuhan coating yang tidak begitu berat, keperluan industrial untuk beberapa jenisnya

Di atas, kita sudah membahas cat epoksi dan PU yang notabene merupakan “cat lantai heavy duty.” Meski varian 1 K-nya (epoksi dan PU 1K) sering dipakai untuk keperluan rumah tangga, akan tetapi produk-produk itu lebih sering dicari untuk pengecatan lantai yang menahan beban berat seperti lantai pabrik.

Untuk keperluan yang ringan dengan budget lebih murah, Anda bisa mengandalkan cat akrilik. Produk cat ini bisa menjadi solusi untuk coating lantai kayu indoor seperti parket, atau lantai kayu eksterior yang tidak memerlukan ketahanan ekstra. 

Jenis cat akrilik sendiri ada beragam dari lacquer yang umumnya bening hingga enamel yang hadir dengan warna solid. Dan sebetulnya, beberapa produk akrilik pun bisa dipakai untuk pelapisan lantai industri, khususnya solvent based enamel yang menawarkan ketahanan lebih bagus.

  • Kelebihan: merupakan cat lantai yang murah, mudah diaplikasikan karena bukan produk 2 K, varian banyak, indah, produk kilap rendah cukup banyak, lebih aman digunakan terutama yang water based
  • Kekurangan: dibanding yang lain ketahanannya paling rendah baik terhadap sinar UV, panas, ataupun bahan kimia

4. Alkid

Rekomendasi penggunaan

  • Keperluan pelapisan lantai rumah tangga atau industri dengan budget murah dan tampilan high gloss

Ingin bahan cat lantai yang lebih murah dari akrilik? Bila iya, Anda bisa coba mempertimbangkan cat alkid. Turunan cat alkid sangat beragam dari urethane alkyd, vinyl alkyd, dan lain sebagainya. 

Selain menawarkan harga yang terjangkau, cat ini juga menawarkan tampilan high gloss dan ketahanan yang bagus. Anda bisa menggunakannya pada lantai indoor ataupun eksterior karena sifatnya yang cukup tahan terhadap hama pembusuk.

  • Kelebihan: murah (lebih murah dari akrilik), bisa menempel dengan baik pada permukaan berkapur, ketahanan yang cukup baik
  • Kekurangan: tidak cocok pada beberapa bahan (misalnya logam seperti galvalum), kilap yang umumnya hanya gloss dan high gloss, kurang indah dibanding yang lain.

5. Cat Lantai Fenolik

Rekomendasi penggunaan

  • keperluan industrial seperti pengecatan lantai di area dengan banyak logam yang rentan berkarat 

Cat fenolik adalah salah satu jenis cat yang paling tua yang digunakan manusia. Cat ini sering digunakan untuk mengecat bahan yang mudah berkarat seperti drum, berbagai perlengkapan elektronik, hingga pipa. 

Sebagai coating lantai, Anda bisa menggunakannya bila ada elemen logam yang digunakan. Atau, bila paparan oksidatif lingkungan cukup tinggi.

  • Kelebihan: sangat baik untuk mengecat permukaan berkarat dan rentan berkarat, tahan panas, tahan lama, cukup baik secara estetika
  • Kekurangan: murah, secara natural tidak tahan alkali (pH basa) meski saat ini sudah ada produk yang dimodifikasi tahan basa

6. Akrilik Alifatik Urethane

Rekomendasi penggunaan

  • pelapisan lantai yang memerlukan ketahanan dan keindahan tinggi. Bisa untuk industrial atau rumah tangga.

Cat lantai berikutnya merupakan cat dengan formula akrilik alifatik urethane atau AAU. Terdapat dua jenis AAU yakni yang 2K dan yang 1K. 

Produk 2K memakai formula polysiocyanate dan acrylic polyol. Sedangkan yang 1 K menggunakan formula acrylic-urethane. Tipe 2 K lebih tahan lama dibanding yang 1K. Namun tipe 1K lebih ramah lingkungan dan lebih cepat kering.

  • Kelebihan: Tahan karat, tahan berbagai bahan kimia, jernih, cat gloss, dan tidak mudah kusam.
  • Kekurangan: mahal

7. Silikon

Rekomendasi penggunaan

  • industrial

Silikon merupakan resin inorganik yang ternyata juga bisa digunakan untuk membuat cat lantai. Silikon yang murni memiliki tampilan yang sangat bening dan indah. 

Namun saat ini, tampilannya sudah lebih variatif. Selain dari segi estetika yang menarik, bahan ini juga menawarkan durabilitas yang baik terhadap berbagai paparan yang merusak. 

  • Kelebihan: sangat tahan panas, elastis, tahan banyak bahan kimia, stabilitas oksidatif yang baik, tahan sinar UV
  • Kekurangan: mahal dan kurang cocok untuk beberapa keperluan coating

8. Cat Lantai Chlorinated rubber (neoprene dan hypalon)

Rekomendasi penggunaan

  • pengecatan lantai kolam (asal kadar VOC yang tinggi diperbolehkan)

Chlorinated rubber seperti neoprene dan hypalon juga bisa digunakan sebagai alternative finishing lantai. Produk ini menawarkan ketahanan yang baik dan kemudahan penggunaan. Sifat bahannya pun tahan korosi, bahan kimia, serta hama. 

Akan tetapi, saat ini chlorinated rubber sudah jarang digunakan. Pasalnya, kadar VOCs (zat solvent yang toksik) tinggi dan tidak memenuhi standar yang umum berlaku. 

Dulunya, coating ini sering dipakai untuk pengecatan lantai dan dinding kolam. Bila Anda ingin menggunakan produk ini, ada baiknya Anda meneliti kadar VOCsnya dulu agar sesuai dengan regulasi yang ditetapkan.

  • Kelebihan: tak mudah terbakar, 1K (mudah digunakan), cepat kering, cocok pada berbagai jenis bahan, keras, tahan lama, tahan paparan bahan kimia seperti asam dan basa, serta tahan organisme hama. 
  • Kekurangan: kurang aman karena kadar VOCs yang tinggi

Pilih Jenis Cat Lantai yang Paling Cocok dengan Keperluan Anda!

Dari penjelasan di atas, kita tahu bahwa tiap produk memiliki kekhususan sendiri-sendiri. Ada produk yang didesain untuk area yang rentan korosi, area yang harus dilalui beban berat, hinga area yang tidak memerlukan perlindungan ekstra seperti coating lantai parquet interior.

Silahkan beli produk yang sekiranya sesuai dengan keperluan Anda. Contoh, Anda ingin mengecat parquet dan decking. Parquet indoor cukup Anda cat dengan akrilik saja yang indah namun harganya masih murah meriah. Sedangkan untuk lantai dek eksterior, ada baiknya menggunakan cat yang lebih tahan lama seperti polyurethane. 

Begitu pula bila Anda memerlukan cat lantai untuk keperluan industrial. Apabila Anda perlu lantai di gudang yang dilalui alat-alat berat, sebaiknya pilih cat epoksi atau PU. Namun bila Anda perlu cat untuk area yang paparan zat korosifnya tinggi, pertimbangkan menggunakan cat fenolik.

Semoga informasi dan tips ini bermanfaat untuk Anda ya. Sampai jumpa di artikel Kia yang lainnya.  

Posting Komentar untuk "Membandingkan 8 Jenis Cat Lantai serta Saran Penggunaannya"