Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa itu Plamir? Kenali dari Pengertian, Manfaat, dan Tips Aplikasinya

Apabila Anda biasa mengecat sendiri, tentu Anda tahu mengenai bahan yang disebut dempul tembok. Dempul atau plamir adalah istilah yang merujuk pada salah satu bahan pengecatan dengan fungsi penambalan dinding.

Pernahkah Sahabat Kia melihat para pekerja bangunan yang mengecat rumah baru? Atau, pernahkah Anda mengecat dinding rumah sendiri?

Bila iya, semestinya Sahabat sudah familiar dengan suatu produk yang menyerupai pasta yang diaplikasikan sebelum cat tembok. Pasta tersebut seringkali berwarna putih, meski kadang juga hadir dengan warna abu-abu hingga kecoklatan. Ia tak diaplikasikan dengan kuas, roll, atau sprayer sebagaimana cat dinding, namun dengan suatu alat yang bernama kape (putty knife). 

Produk tersebut biasa disebut dengan istilah dempul. Seperti terlihat pada gambar di atas, alat yang digunakan untuk mengaplikasikannya yakni pisau kape memiliki bentuk seperti sebuah papan kotak. Kadang pisau tersebut memiliki gagang, namun kadang juga tidak. 

Mengenal Plamir
Image: onthehouse

Pengertian

Secara definitif, dempul atau plamir adalah suatu produk finishing berbentuk seperti pasta atau tanah liat yang berfungsi untuk mempersiapkan dinding sebelum aplikasi cat. Dalam Bahasa Inggris bahan ini biasa disebut dengan nama wall putty. 

Seperti yang Sahabat Kia tahu, sebetulnya, wall putty hanya satu dari beberapa varian putty. Selain untuk dinding, putty juga bisa digunakan pada kayu, besi, plastik, lantai, dan lain sebagainya.

Baca juga: Mengenal Wood Stain

Namun, di artikel ini, Kia secara spesifik menggunakan istilah dempul untuk merujuk pada wall putty. Artikel mengenai dempul kayu atau dempul untuk pengecatan otomotif akan dibahas tersendiri di kesempatan yang lain.

Aplikasi Dempul dalam Proses Finishing

Dalam proses finishing, dempul hampir selalu diaplikasikan pada tahapan awal pengecatan. Kadang ia diaplikasikan sebelum primer, namun kadang juga diaplikasikan setelah primer (binding layer). 

Bila dempul sulit menempel, misalnya, Sahabat bisa menggunakan primer dulu. Setelah itu baru diaplikasikan bahan ini untuk kemudian diaplikasikan primer lagi supaya cat mudah menempel. Ingat, primer merupakan suatu lapisan yang bisa digunakan untuk membantu ikatan bahan finishing lainnya.

Sinonim Plamir

Putty atau wall putty, kompon (compound), dempul, dan plamur

Contoh Produk Dempul di Pasaran

Saat ini, sudah tersedia sangat banyak produk kompon untuk dinding. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Plamur Matex
  2. Avian Giant
  3. RJ London
  4. Pillar
  5. Propan Eco Emulsion
  6. Wall Putty Aries
  7. Big Lion
  8. Weber Plainst
  9. A Plus Cornis Adhesive
  10. Plamur Catylac Interior
  11. Dan lain sebagainya

Manfaat Dempul Tembok

1. Menambal Lubang pada Tembok

Setelah diplester dengan semen, permukaan tembok tidak dijamin menjadi mulus dan rata. Kadang-kadang, bahkan ada area yang berlubang karena semen retak atau karena benturan fisik. Bagian yang retak dan berlubang itu bisa diisi dengan kompon dulu sebelum dicat. Agar lebih merekat, aplikasikan primer ke bagian retakan dan biarkan kering. Baru setelah itu, aplikasikan putty Anda.

2. Menyembunyikan Warna Asli Tembok

Plamir tembok memiliki warna solid, baik itu putih, abu-abu, coklat, dan lainnya. Warna ini akan menyembunyikan warna asli tembok sehingga membuat aplikasi cat menjadi lebih indah.

Contohnya begini, Sahabat hendak mengecat kamar anak dengan warna kuning. Bila Anda melapisi dinding dengan wall putty warna putih, warna kuning itu tak akan “berbenturan” dengan warna semen yang abu-abu. Cat pun bisa dihemat, dan hasil pengecatan lebih cerah.

3. Meratakan dan Menghaluskan Tembok

Secara umum, aplikasi kompon pasti akan membuat dinding lebih rata sekaligus lebih halus. Selain membuat dinding terlihat lebih bagus, pada finishing glossy hal ini sangat vital.

Finishing glossy adalah finishing yang dilakukan dengan cat yang kilaunya tinggi. Bila cat glossy diaplikasikan pada permukaan yang tidak rata, hasilnya akan terlihat sangat jelek. Coba lihat ilustrasinya di bawah ini. Glossy paint memerlukan permukaan yang mulus agar hasilnya menawan dan mewah. Bila tidak cacat finishing terliha sangat jelas.

dempul

Kapan Menggunakan Plamir dan Kapan Tidak Menggunakannya?

Anda tidak perlu harus selalu menggunakan kompon, apabila:

  1. Anda melakukan refinishing dengan jenis cat yang sama. Pada proses pengecatan ulang, Anda tinggal menghapus lapisan cat yang lama tanpa menghilangkan lapisan kompon bila kompon lama itu cocok dengan cat yang barus. Misalnya, kompon lama Anda water based / akrilik, dan cat Anda juga akrilik sehingga cocok satu sama lain.
  2. Finishing eksterior. Finishing eksterior tidak direkomendasikan menggunakan dempul.
  3. Finishing open pore. Beberapa dari Anda mungkin ingin membiarkan dinding dengan tekstur bekas semen yang tidak rata. Kadang, tampilan ini memang bisa dimodifikasi supaya terlihat artistik. Bila memang ini tujuannya, maka tak perlu memakai wall putty.

Tips Menggunakan Plamir dengan Baik

  1. Selalu baca rekomendasi penggunaan produk. 
  2. Bila dirasa perlu, gunakan primer sebelum kompon. Penggunaan primer akan membuat dempul bisa menempel lebih baik dan tahan lama.
  3. Aplikasikan dempul 2 hingga 3 kali. Dan pada tiap proses, setelah lapisannya kering, lakukan pengamplasan agar mulus dan rata.
  4. Pastikan menggunakan primer dan cat yang cocok dengan putty tersebut.
  5. Sebelum aplikasi bahan ini, Anda wajib membersihkan dinding dari kotoran.
  6. Pastikan dinding kering sebelum diplamir.
  7. Aplikasikan saat kondisi mendukung, yakni saat cuaca cerah dan tidak lembab.

Simpulan tentang Plamir

Sahabat Kia, kita telah sampai di akhir pembahasan mengenai wall putty. Ada beberapa hal yang bisa kita simpulkan sebagai berikut.

  1. Dempul atau putty merupakan salah satu tipe bahan finishing yang berwujud pasta dan biasanya diaplikasikan pada tahapan awal pengecatan dinding. Produk ini memiliki fungsi meratakan permukaan, mengisi lubang dan retak, sampai menutup warna asli dinding.
  2. Produk ini tak harus selalu digunakan. Pada beberapa kasus, misalnya untuk pengecatan ulang, Anda tak perlu menggunakan kompon. Aplikasikan produk dengan baik dengan memerhatikan tips-tips penting seperti membaca aturan pakai hingga memerhatikan cuaca sebelum aplikasi putty.
  3. Terdapat sangat banyak produk dempul di pasaran mulai dari San Polac, Dulux Plamur, Propan, Nippon Paint, dan masih banyak lagi yang lainnya. Semoga informasi mengenai pengertian, contoh merk, dan fungsi plamir ini bermanfaat untuk pembaca KiaFinishing.
Sampai jumpa di artikel kami menarik lainnya ya.

Posting Komentar untuk "Apa itu Plamir? Kenali dari Pengertian, Manfaat, dan Tips Aplikasinya"